Alpine Linux adalah distribusi Linux berdasarkan musl dan BusyBox, yang memiliki tujuan menjadi ringan dan aman secara default sementara masih berguna untuk tugas-tugas tujuan umum. Alpine Linux menggunakan PaX dan patch grsecurity di kernel default dan mengkompilasi semua paket dengan perlindungan tumpukan - smashing. Hal ini terutama dirancang untuk x86 router, firewall, VPN, VoIP dan server. (http://dimasrizki24.blogspot.co.id/2015/10/alpine-linux.html)
Dockerfile Dockerfile merupakan skrip yang yang berisi atau terdiri dari serangkaian perintah yang akan dieksekusi secara otomatis dan berurutan untuk membangun sebuah image.
untuk memulai program terlebih dahulu harus mendownload "alpinenginx"
Praktik pertama kita membuat Docker file dengan perintah vim Dockerfile setelah program dijalankan kita bisa mengetikan "<!doctype html>
<title>Docker dengan Alpine Linux dan NGINX</title>
<h1>Web ini menggunakan Nginx sebagai web server di dalam docker container.</h1>
Vim tips : tekan tombol insert untuk memulai, save dengan tombol esc :wq!
setelah itu buat direktori "nginx" dan "web" dengan menggukan perintah mkdir. kemudian saya akan mengcopy script yang ada dibawah
FROM alpine:3.2
RUN apk add --update nginx && rm -rf /var/cache/apk/*
RUN mkdir -p /tmp/nginx/client-body
COPY nginx/nginx.conf /etc/nginx/nginx.conf
COPY nginx/default.conf /etc/nginx/conf.d/default.conf
COPY web /usr/share/nginx/html
CMD ["nginx", "-g", "daemon off;"]
kemudian simpan di (c:)/user/student/alpinenginx dengan format "all type"
Setelah itu ketikan built -t gilangnginx (hanya contoh) setelah program dijalankan maka secara otomatis program akan membuilt dockerfile dengan nama tersebut.
setelah itu run kontainer dengan perinta
"docker run -d -p 80:80 -v ~/Docker/AlpineNginx/web:/usr/share/nginx/html -i alpinenginx"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar